• Kamis, 8 Desember 2022

Bank Oke sampaikan perubahan pemegang saham demi penuhi ketentuan bursa terkait free float

- Jumat, 18 November 2022 | 21:59 WIB
PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) sampaikan rencana perubahan struktur pemegang saham dalam rangka memenuhi ketentuan V Peraturan Bursa No.1-A terkait Free Float. (Foto: Ist)
PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) sampaikan rencana perubahan struktur pemegang saham dalam rangka memenuhi ketentuan V Peraturan Bursa No.1-A terkait Free Float. (Foto: Ist)

digitalbank.id - PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) sampaikan rencana perubahan struktur pemegang saham dalam rangka memenuhi ketentuan V Peraturan Bursa No.1-A terkait Free Float. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Kamis (17/11/2022), diketahui DNAR akan menambah 4,1 persen saham masyarakat. "Perseroan dan PSP [pemegang saham pengendali] akan berupaya memenuhi ketentuan free float, termasuk melakukan upaya pengalihan saham milik PSP untuk meningkatkan kepemilikan saham masyarakat," tulis manajemen pada keterbukaan informasi dikutip pada Selasa (17/11/2022).

Agar tetap tercatat pada laman Bursa, jumlah saham free float paling sedikit yang harus dimiliki perseroan yakni 50 juta saham atau sekitar 7,5 persen dari jumlah saham tercatat. Bila dirinci, kepemilikan saham masyarakat Bank Oke saat ini tercatat sebanyak 978,71 juta saham atau 5,4 persen. Adapun, rencana penambahan saham masyarakat akan tumbuh menjadi 9,84 persen atau sebanyak 1,67 miliar saham.

Baca Juga: Bank Oke rights issue 5 miliar saham untuk perkuat modal

Bank Oke Dalam laporannya, pengalihan saham milik pemegang saham pengendali (PSP) akan diselenggarakan di sepanjang tahun 2023. Pada kesempatan yang sama, Bank Oke menegaskan bahwa aksi korporasi tersebut bukan dalam rangka memenuhi modal inti minimum sebagaimana diwajibkan dalam POJK 12/2020.

Lebih lanjut, DNAR telah memenuhi ketentuan pemenuhan kewajiban modal inti minimum pada awal November 2022 lalu. Saat Suku Bunga BI Naik Pada tanggal 2 November 2022 Perseroan telah menerima dana setoran modal hasil dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV kepada para Pemegang Saham dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar Rp499.427.217.710 dan saat ini Perseroan sedang mengajukan permohonan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa setoran modal yang berasal dari hasil pelaksaaan PUT IV untuk dapat dicatat sebagai tambahan modal disetor," tegas manajemen.(SAF)


Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI sampaikan 3 hal penting kerjasama dengan PBNU

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:44 WIB

Modalku menepis isu PHK besar-besaran

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:21 WIB

Kredivo jadi pemegang saham mayoritas Krom Bank

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:56 WIB
X