• Kamis, 8 Desember 2022

Bank OCBC NISP dan eFishery bangun ekosistem akuakultur

- Jumat, 18 November 2022 | 06:33 WIB
Bank OCBC NISP dan eFishery berkomitmen untuk membangun ekosistem akuakultur di Indonesia (Foto: ilustraai akuakultur/biorama.eu)
Bank OCBC NISP dan eFishery berkomitmen untuk membangun ekosistem akuakultur di Indonesia (Foto: ilustraai akuakultur/biorama.eu)

digitalbank.id - Bank OCBC NISP dan eFishery berkomitmen untuk membangun ekosistem akuakultur di Indonesia. Komitmen tersebut dituangkan dalam pemberian dukungan pembiayaan kepada para pembudidaya eFishery melalui program KTA Cashbiz OCBC NISP yang disalurkan oleh layanan Kabayan eFishery.

Sektor akuakultur merupakan salah satu pilar utama yang menjadi fokus dari Bank OCBC NISP untuk pemberian kredit usaha kepada UMKM. Hal ini sejalan dengan strategi Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) yaitu penyerapan kredit usaha oleh pelaku UMKM dengan tujuan menjaga dan meningkatkan daya saing UMKM perikanan di masa pandemi.

Lebih lanjut, UMKM sangat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dimana kontribusi UMKM tercatat mencapai kisaran 61 persen terhadap PDB nasional dan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

“Kolaborasi antara Bank OCBC NISP dan eFishery ini diharapkan dapat menghasilkan ekosistem akuakultur yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di masa mendatang,” ungkap Digital Lending Division Head Bank OCBC NISP Veronika Susanti dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 November 2022.

Veronika juga menambahkan bahwa melalui program KTA Cashbiz OCBC NISP yang disalurkan oleh layanan Kabayan eFishery, para pembudidaya dapat mengatur arus kas dengan cara yang mudah. Tak hanya itu, program khusus ini memberikan bunga yang ringan dengan pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembudidaya.

CEO dan Co-Founder eFishery Gibran Huzaifah mengatakan eFishery sebagai startup akuakultur terbesar di dunia, menyadari financing merupakan komponen yang paling dibutuhkan oleh para pembudidaya yang merupakan pembudidaya ikan air tawar.

Dia mengatakan akses ke pinjaman atau bantuan finansial dari lembaga formal adalah sesuatu yang sangat sulit didapatkan sehingga membuat pembudidaya terpaksa meminjam uang ke tengkulak atau kredit ke pihak lainnya, dengan bunga pinjaman besar dan tenor yang pendek. Kondisi tersebut membatasi ruang gerak pembudidaya dan membuat mereka terjebak dalam kondisi finansial yang kurang menguntungkan.

“Dengan adanya kolaborasi ini, saya sangat berterima kasih kepada Bank OCBC NISP yang telah percaya kepada eFishery untuk bisa bersama-sama memberikan dampak positif yang lebih besar kepada para pembudidaya ikan air tawar dan sektor perikanan secara luas.,” tutup Gibran. (HAN)

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI sampaikan 3 hal penting kerjasama dengan PBNU

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:44 WIB

Modalku menepis isu PHK besar-besaran

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:21 WIB

Kredivo jadi pemegang saham mayoritas Krom Bank

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:56 WIB
X