Bank BRI dan Bank Mandiri sama-sama tingkatkan dana murah melalui agen laku pandai, siapa yang unggul?

- Selasa, 1 November 2022 | 21:35 WIB
Bank BRI dan Bank Mandiri  berupaya meningkatkan dana murah melalui agen atau laku pandai.  Masing-masing memiliki 597.177 titik dan 155.000. (Foto: bri.co.id )
Bank BRI dan Bank Mandiri berupaya meningkatkan dana murah melalui agen atau laku pandai. Masing-masing memiliki 597.177 titik dan 155.000. (Foto: bri.co.id )

digitalbank.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berupaya meningkatkan dana murah melalui agen atau laku pandai. Aestika Oryza Gunarto, Sekretaris Perusahaan BRI, mengatakan jumlah agen BRILink pada September 2022 mencapai 597.177 titik, atau tumbuh sebesar 25,66% (y/y). “Agen BRIlink berhasil menghimpun dana murah (dari tabungan masyarakat) atau giro (CASA) senilai Rp 18,8 triliun,” katanya, Senin (31 Oktober 2022).

Sementara itu, pada September 2022, 354.203 penawaran pinjaman disetujui melalui agen BRILink, dengan nilai maksimal Rp 2,4 triliun. Laku pandai BRI juga mencatatkan 799 juta transaksi, tumbuh 21,65% per tahun. Untuk tujuan ini, perusahaan secara aktif mengembangkan laku pandai. “BRI telah menerapkan strategi perluasan saluran distribusi yang fokus pada kualitas agen BRILink dengan menggunakan teknologi BRIsat,” ujarnya.

Dengan demikian, laku pandai BRI mampu menjangkau daerah yang belum didukung layanan provider. BRI juga melakukan beberapa inisiatif strategis termasuk pengembangan ekosistem digital untuk meningkatkan pelayanan efektif dan efisien terutama pada nasabah mikro serta ultra mikro. "Ke depan, Agen BRILink akan terus ditingkatkan kualitas layanannya dengan menambah fitur produk serta layanan," ungkapnya. BRI juga akan memaksimalkan kolaborasi kerja sama dengan perusahaan rintisan atau startup dalam mengembangkan laku pandai tersebut.

Baca Juga: Strategi Bank BRI antisipasi dampak kenaikan suku bunga acuan

Begitu juga dengan Bank Mandiri. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, hingga September 2022 jumlah Mandiri Agen mencapai lebih dari 155.000. Laku pandai Bank Mandiri itu telah melayani lebih dari 2,2 Juta nasabah dengan penghimpunan dana lebih dari Rp13,5 triliun.

Untuk semakin mengembangkan laku pandai, Bank Mandiri kemudian meluncurkan aplikasi Mandiri Agen. "Dengan begitu, Bank Mandiri dapat melakukan penetrasi lebih cepat dan lebih luas dengan menghadirkan fitur layanan yang lebih variatif," katanya.  Melalui digitalisasi itu, Mandiri Agen dapat melayani lebih banyak pelanggan dengan cara pembukaan rekening tabungan secara online di tempat, transaksi perbankan, maupun pembayaran kepada nasabah di mana saja.(SAF)


Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X