• Senin, 8 Agustus 2022

J Trust Bank gandeng Kobelco berikan kredit alat berat konstruksi, pertambangan dan perkebunan

- Senin, 1 Agustus 2022 | 09:41 WIB
J Trust Bank memperkuat portfolio kredit segmen komersial melalui skema kerja sama dengan supplier untuk produk kredit investasi alat berat. (Foto: Ilustrasi/Dok. Kobelco)
J Trust Bank memperkuat portfolio kredit segmen komersial melalui skema kerja sama dengan supplier untuk produk kredit investasi alat berat. (Foto: Ilustrasi/Dok. Kobelco)

digitalbank.id - J Trust Bank optimistis sektor konstruksi, pertambangan, dan perkebunan akan kembali bangkit seiring dengan semakin membaiknya pandemi Covid 19. J Trust Bank memperkuat portfolio kredit segmen komersial melalui skema kerja sama dengan supplier untuk produk kredit investasi alat berat.

Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai dalam keterangan resminya Senin (1/8) mengatakan, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) telah menandatangani kerja sama dengan PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (Kobelco Indonesia) untuk memasarkan produk investasi pembiayaan alat berat.

“Kami senang dapat menjalin kerja sama dengan Kobelco Indonesia yang lebih dari 20 tahun telah melayani pasar Indonesia. J Trust Bank berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbungan ekonomi di sektor konstruksi, pertambangan, dan perkebunan, oleh karenanya kami bersemangat untuk memasarkan produk pembiayaan alat berat merek Kobelco di seluruh Indonesia,” katanya.

Produk kredit investasi alat berat J Trust Bank, jelasnya hadir dengan plafon pembiayaan Rp25 miliar, rate terjangkau, dan jangka waktu pembiayaan hingga lima tahun. Melalui produk pembiayaan ini diharapkan mampu menyumbangkan serta menjaga pertumbuhan positif pada kinerja kredit J Trust Bank.

Hingga akhir Mei 2022, J Trust Bank membukukan keuntungan di mana kredit tumbuh sebesar 38 persen menjadi Rp 13,82 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp 10,01 triliun per Desember 2021. Sedangkan pada sisi simpanan melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito J Trust Bank menghimpun DPK sebesar Rp 19,13 triliun atau tumbuh 20 persen dari sebelumnya sebesar Rp 15,95 triliun pada akhir Desember 2021. (HAN)

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cashless society di Indonesia berkembang pesat

Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:56 WIB

Bank BNI gandeng Japfa salurkan pembiayaan SLL

Senin, 1 Agustus 2022 | 20:44 WIB

Laba Bank Mandiri Taspen melesat 98,02 persen!

Senin, 1 Agustus 2022 | 20:19 WIB

Mungkinkah Bank Mayora merger dengan SeaBank?

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:18 WIB
X