Bank BCA tetap pertahankan kantor cabang, meski jumlah transaksinya hanya 0,5%

- Jumat, 15 Juli 2022 | 20:29 WIB
Tercatat porsi transaksi digital banking yang mencakup mobile dan internet banking BCA sebesar 89,3 persen per kuartal I/2022. Porsi transaksi di kantor cabang tercatat sebesar 0,5 persen dan ATM sebesar 10,2 persen. (Foto: Ilustrasi/Tom Fisk dari Pexels)
Tercatat porsi transaksi digital banking yang mencakup mobile dan internet banking BCA sebesar 89,3 persen per kuartal I/2022. Porsi transaksi di kantor cabang tercatat sebesar 0,5 persen dan ATM sebesar 10,2 persen. (Foto: Ilustrasi/Tom Fisk dari Pexels)

digitalbank.id - PADA saat sejumlah bank bergegas menutup kantor cabang untuk efisiensi, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menilai kehadiran kantor cabang masih memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada nasabah.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan sejumlah layanan di kantor cabang seperti membangun hubungan dan keterikatan dengan nasabah, khususnya pelayanan setoran tunai dan pinjaman dalam jumlah besar masih belum dapat tergantikan oleh digital.

BCA tidak menampik bahwa porsi transaksi di kantor cabang lebih rendah dibandingkan dengan porsi transaksi internet banking dan mesin ATM. Meski demikian, banyak hal yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi digital, khususnya dalam membangun hubungan dengan nasabah.

Baca Juga: Bank BCA Digital proyeksikan kenaikan biaya promosi 20%

Hubungan antara bank dan nasabah, kata Hera, sangat penting sehingga kantor cabang masih sangat dibutuhkan.  Tercatat porsi transaksi digital banking yang mencakup mobile dan internet banking BCA sebesar 89,3 persen per kuartal I/2022. Porsi transaksi di kantor cabang tercatat sebesar 0,5 persen dan ATM sebesar 10,2 persen.

BCA juga mencermati bahwa keberadaan kantor cabang, pelayanan oleh karyawan, dan digitalisasi harus berjalan beriringan. “Karyawan merupakan pilar penting dalam memberikan layanan terbaik bagi nasabah terutama dalam menjaga loyalitas nasabah,” kata Hera.

“Relasi nasabah tidak selalu bisa digantikan dengan digitalisasi, terutama nasabah non millennials yang terbiasa berhubungan dengan orang,” kata Hera. Adapun mengenai transaksi digital, Hera menjelaskan volume transaksi internet banking BCA tumbuh 32 persen menjadi 1,2 miliar transaksi pada kuartal I/2022 dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Pencapaian Bank BCA di kuartal I tahun 2022

Volume transaksi mobile banking BCA melonjak 56 persen menjadi 3,2 miliar pada kuartal I/2022 dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Sementara itu, nilai transaksi internet banking BCA mencapai Rp4.122 triliun dan mobile banking BCA mencapai Rp1.235 triliun pada kuartal I/2022.

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X