• Selasa, 17 Mei 2022

BNI Xpora jadi solusi terintegrasi dorong kapasitas dan kapabilitas bisnis UMKM

- Senin, 2 Mei 2022 | 08:55 WIB
Sinergi pemerintah dan BNI telah membantu banyak bisnis diaspora Indonesia dan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menembus pasar ekspor. Salah satu di antara UMKM itu adalah usaha coffee shop Kopi Kalyan yang berada di prefektur Tokyo, Jepang. (Foto: Ist)
Sinergi pemerintah dan BNI telah membantu banyak bisnis diaspora Indonesia dan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menembus pasar ekspor. Salah satu di antara UMKM itu adalah usaha coffee shop Kopi Kalyan yang berada di prefektur Tokyo, Jepang. (Foto: Ist)

digitalbank.id - Sinergi pemerintah dan BNI telah membantu banyak bisnis diaspora Indonesia dan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menembus pasar ekspor. Salah satu di antara UMKM itu adalah usaha coffee shop Kopi Kalyan yang berada di prefektur Tokyo, Jepang.

Direktur Treasury & International BNI Henry Panjaitan mengatakan, c

"Kami melakukan pengembangkan IT untuk mendukungnya. Karena kegitan ekspor impor harus memiliki kapasitas IT," ujar Henry dalam keterangan resminya, Minggu (1/5).

Baca juga: Bank BNI gandeng induk Shopee akuisisi Bank Mayora

Menurut dia, pihak bank melihat kesempatan ini di pandemi ini karena banyak perusahaan trading Jepang yang baru mulai menjual atau berhenti menjual kopi. "Jadi di situ kami lihat kesempatan untuk masuk ke pasar ini, kami mencoba mulai rambah ke retail atau B2B dan sebagainya," katanya.

 Bisnis tempat ngopi tersebut dimiliki oleh diaspora pengusaha Indonesia yang berada di Tokyo, Jepang, Kenny Erawan Tjahyadi. Lokalisasi produk dikatakan Kenny menjadi strategi yang sangat penting untuk mengenalkan kopi Indonesia. Hal itu seperti menyesuaikan atau mengadaptasi desain, rasa, dan packaging produk supaya bisa sesuai dengan pasar Jepang;

Dalam mengembangkan usahanya, Kenny mendapatkan dukungan berbagai pihak, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, yang memberikan masukan dan dukungan. Kenny juga mendapatkan dukungan dari kerja sama KBRI serta BNI dalam mendukung ekspor kopi.

Kenny mengungkapkan, sinergi pemerintah dan BNI yang dilakukan adalah seperti mengadakan berbagai acara untuk business matching dan berbagai acara meet and greet. Dari situ, dirinya dapat berhubungan langsung dengan diaspora-diaspora di Tokyo, dan mendapat masukan untuk menjalankan usaha.

Baca juga: BNI dorong lahirnya petani milenial

Dia mengungkapkan, sebelumnya kopi-kopi Indonesia yang dikenal di Tokyo hanya Mandailing dan Toraja saja. Namun setelah diadakan berbagai macam event, warga Tokyo mulai mengenal lebih banyak kopi-kopi Indonesia lainnya.

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X