• Senin, 26 September 2022

Bank Indonesia ungkap transaksi digital di DKI Jakarta tembus Rp2.944,4 triliun

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 09:10 WIB
Perekonomian Jakarta memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional, tercermin dari tingginya konsumsi rumah tangga Jakarta dalam mempengaruhi output wilayah lain, terutama di Pulau Jawa yang mencapai 21%. (Foto: Ilustrasi )
Perekonomian Jakarta memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional, tercermin dari tingginya konsumsi rumah tangga Jakarta dalam mempengaruhi output wilayah lain, terutama di Pulau Jawa yang mencapai 21%. (Foto: Ilustrasi )

digitalbank.id - TRANSAKSI DIGITAL sebagai konsekuensi tren digitalisasi di DKI Jakarta diperkirakan mencapai 40% dari total transaksi digital nasional atau setara dengan Rp2.944,4 triliun. Sementara satu survei memperlihatkan bahwa tren digitalisasi memicu penurunan jumlah anjungan tunai mandiri (ATM) bank.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan DKI Jakarta sebagai pusat ekonomi dan keuangan memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional.

"Perekonomian Jakarta memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional, tercermin dari tingginya konsumsi rumah tangga Jakarta dalam mempengaruhi output wilayah lain, terutama di Pulau Jawa yang mencapai 21%," katanya dalam webinar, Jumat (24/12).

Baca juga: Transaksi digital banking terus meroket, November 2021 sentuh Rp3.877 triliun

Lebih lanjut dia mengatakan, di sektor keuangan, DKI Jakarta juga memegang peranan yang sangat penting. BI mencatat, outstanding kredit di DKI Jakarta mencapai 29% dari kredit nasional yang tercatat sebesar Rp5.652,8 triliun pada tahun ini.

Simpanan masyarakat DKI Jakarta mencapai 49% dari total simpanan nasional yang tercatat sebesar Rp6.980,7 triliun. BI pun mencatat, transaksi digital di DKI Jakarta mencapai 40% dari total transaksi digital secara nasional atau setara dengan Rp2.944,4 triliun pada tahun ini.

“Pada sistem pembayaran, khususnya non-tunai, dari total Rp7.361 triliun, 40% bersumber dari transaksi di DKI Jakarta."

Baca juga: Transaksi game online lewat platform dompet digital DANA mencapai Rp4,4 triliun

Perry memperkirakan pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta akan mencapai kisaraan 3,5%-4,3% pada tahun ini dan akan meningkat pada kisaran 5,3%-6,1% pada 2022.

Pertumbuhan ekonomi yang kuat di Jakarta akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat besarnya kontribusi ekonomi provinsi tersebut secara nasional. Adapun, BI memperkirakan perekonomian nasional akan tumbuh pada kisaran 3,2%-4% pada tahun ini dan akan meningkat pada kisaran 4,7%-5,5% pada 2022.

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK membubarkan Dana Pensiun Perum Perumnas

Rabu, 21 September 2022 | 21:25 WIB

Bank BSI membeli Wisma Antara senilai Rp755 miliar

Rabu, 21 September 2022 | 21:09 WIB
X