• Kamis, 8 Desember 2022

RDN sebagai integrasi produk digital dari Bank Jago

- Rabu, 22 Desember 2021 | 19:28 WIB
Bank Jago salah satu bank yang sangat fasih mengintegrasikan semua model bisnis barunya secara paralel dan simultan.  (Foto: Bank Jago)
Bank Jago salah satu bank yang sangat fasih mengintegrasikan semua model bisnis barunya secara paralel dan simultan. (Foto: Bank Jago)

digitalbank.id -- DALAM TRANSFORMASI BANK digital, diperlukan penerapan digital new business model. Caranya, mengalihkan bisnis ke model digital, membuat bisnis digital baru, memperluas batasan bisnis dan melakukan integrasi digital di antara keseluruhan unit bisnis, dengan perusahaan lain. Merubah koordinasi kerjasama dari manual menjadi otomasi, dan menyatukan layanan dengan perusahaan lain secara digital. Boleh jadi, Bank Jago adalah salah satu bank yang sangat fasih mengintegrasikan semua model bisnis barunya secara paralel dan simultan.

Ini terlihat setidaknya saat PT Bank Jago Tbk (Jago) meluncurkan layanan bank rekening dana nasabah (RDN) pada Kamis, 23 Desember 2021. Persetujuan menjadi bank RDN diperoleh Bank Jago melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 15 Desember 2021. Peluncuran produk ini, sebagaimana dijelaskan dalam rilis yang diterima redaksi digitalbank.id, ditujukan untuk menjawab tingginya kebutuhan akan layanan keuangan yang mudah dan cepat, khususnya di pasar modal.

“Kunci layanan RDN Bank Jago adalah, aman, simple dan real-time karena para investor bisa merasakan seamless experience pada saat pembukaan RDN dan transaksi. Prosesnya cepat karena pembukaan akun trading, RDN Bank Jago, dan rekening tabungan Bank Jago bisa dilakukan sekaligus di aplikasi Stockbit,” ujar Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar.

Baca Juga: Transformasi digital sering dipersepsikan sebagai mobile banking apps

Sebagai bank yang mengedepankan life-centricity, layanan RDN Bank Jago bertujuan untuk membantu nasabah lebih jago dalam berinvestasi. Pembukaan RDN Bank Jago tanpa syarat saldo minimum sehingga setiap orang bisa langsung berinvestasi saham dengan modal berapa saja, sekarang juga. Investor juga mendapatkan keuntungan lebih karena Bank Jago memberikan bunga yang menarik untuk dana mengendap di RDN Bank Jago.

Keunggulan lainnya, investor juga mudah top up dana investasi secara real time, kapan saja, dan di mana saja. Caranya cukup sederhana, hanya memindahkan dana dari Kantong (Pocket) utama Bank Jago ke Kantong RDN di aplikasi Jago.

Bagi calon investor yang ingin merasakan pengalaman RDN Bank Jago, caranya cukup mudah. Unduh aplikasi Mahakarya Artha Sekuritas (Stockbit) dan ikuti proses pendaftarannya. Setelah mencapai halaman pilihan bank RDN, pilih Jago dan dan lanjutan prosesnya sampai selesai. Akun trading Stockbit dan RDN Bank Jago sudah bisa digunakan untuk berinvestasi saham.

Baca Juga: BNI sudah tunjuk advisor, pilihan akuisisi jatuh pada Bank Mayora?

Seperti blessing in disguise -- berkah dibalik bencana. Di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19) jumlah investor pasar modal di Indonesia terus bertambah secara signifikan. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan jumlah investor pasar modal hingga akhir November 2021 mencapai 7,1 juta investor, bertambah 3,3 juta atau tumbuh 84,3% dibandingkan dengan akhir 2020.

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI sampaikan 3 hal penting kerjasama dengan PBNU

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:44 WIB

Modalku menepis isu PHK besar-besaran

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:21 WIB

Kredivo jadi pemegang saham mayoritas Krom Bank

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:56 WIB
X